Welcome to Radiks Chemical Enginnering information

PT Arun Natural Gas Liquefaction


PT Arun Natural Gas Liquefaction lebih dikenal dengan PT Arun NGL adalah perusahaan penghasil LNG (Liquid Natural Gas) terbesar di Indonesia dan di dunia (tahun 1990). Berlokasi di Lhokseumawe, Aceh Utara, perusahaan ini memiliki 6 process train (1 – 6), namun saat ini hanya 2 process train yang beroperasi dikarenakan menipisnya cadangan gas alam disana. PT Arun NGL merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi kota Lhokseumawe maupun Indonesia.

Arun adalah nama sebuah desa di kecamatan Syamtalira tempat ditemukannya cadangan gas alam pada tahun 1971 oleh Mobil Oil Indonesia Incorporation yang merupakan salah satu sumber gas alam yang terbesar di dunia pada saat itu. Dengan mengabadikan nama desa tersebut maka dibangunlah LNG Arun yang terletak di Blang Lancang Lhokseumawe, Aceh Utara, Nangroe Aceh Darussalam.

Ladang gas Arun terletak pada lapisan batu kapur dengan kedalaman sekitar 3.000 m yang mengandung sekitar 17 trilyun ft gas dengan tekanan 490 kg/cm dan temperatur sekitar 170 0 C. Ladang gas Arun memiliki panjang 18,5 km, lebar 5 km serta tebal 3000 m. Jumlah tersebut diperkirakan akan dapat mensuplai enam (6) unit dapur pengolahan (train) dengan kapasitas masing masing 300 juta SCFD (Standard Cubic Feet Day) untuk jangka waktu 20 tahun. Ladang gas tersebut terdiri dari empat (4) buah cluster gas dan condensate, kemudian gas dan kondensat di kirim ke unit pengumpulan yaitu point “A” yang selanjutnya di kirim ke kilang LNG Arun dengan memakai pipa:

  • Gas menggunakan pipa berdiameter 42 inch.
  • Kondensat menggunakan pipa berdiameter 16 inch.
  • LPG propan menggunakan pipa berdiameter 20 inch.

Kilang LNG Arun di Blang Lancang meliputi daerah seluas 271 ha dengan panjang 1,7 km dan lebar 1,5 km serta dilangkapi dengan pelabuhan khusus pengangkut produksinya. PT Arun merupakan suatu perusahaan yang berbentuk persero dengan pembagian saham sebagai berikut :

  • Pertamina————————————–: 55%.
  • Exxon Mobil ———————————–: 30%.
  • Japan Indonesia LNG Company —————–: 15%.

Pembangunan 6 train pencairan gas alam di kilang LNG Arun melalui beberapa tahapan : Train 1,2 dan 3 (Arun Project 1) di bangun pada awal tahun 1974 dan selesai pada akhir tahun 1978 oleh BECHTEL Inc. Train 4 dan 5 (Arun Project II) dibangun februari 1982 dan selesai pada akhir tahun 1983 yang di kerjakan oleh CHIYODA. Train 6 (Arun Project III) dibangun pada bulan November 1984 dan selesai pada September 1986 yang di kerjakan oleh Japan Gas Corporation (J G C) Pada Februari 1987 kilang LPG di bangun yang di namakan Arun LPG project dikerjakan oleh Japan Gas Corporation (J G C) selesai pada tahun 1989.

Kilang LNG Arun dilengkapi dengan 2 buah pelabuhan LNG untuk pengiriman produksinya ke negara pembeli, sedangkan untuk pengiriman kondensat di lengkapi dengan 2 buah sarana pemuat yaitu : •Single Point Mooring (S P M) •Multy Bouy Mooring (M B M)
Pada tahun 1972 ditemukan sumber gas alam lepas pantai di ladang North sumatra offshore (NSO), yang terletak diselat malaka pada jarak sekitar 107,6 Km dari kilang PT Arun di Blang Lancang. Selanjutnya pada tahun 1998 dilakukan pembangunan proyek NSO “A” yang di liputi unit pengolahan gas untuk fasilitas lepas pantai (offshore) dan di PT Arun. Fasilitas ini di bangun untuk mengolah 450 MMSCFD gas alam dari plant from offshore sebagai tambahan bahan baku gas alam dari ladang arun dilhoksukon yang semakin berkurang.

Gas alam diladang NSO memiliki kandungan H2S dan CO2 yang tinggi sehingga di perlukan proses pemisahan terlebih dahulu sebelum masuk ke train LNG.Upaya ini dilakukan untuk menurunkan kadar H2S dari 1,59% menjadi 80 ppm dan CO2 dari 33.21% menjadi 25,54% mol,sehingga sesuai dengan spesifikasi rancangan train LNG.

Struktur Organisasi PT Arun NGL, Pimpinan tertinggi organisasi PT Arun adalah President Director (PD) yang berkantor di Jakarta. Sedangkan PT Arun plant site dipimpin oleh seorang Vice President Director (VPD). VPD PT Arun melapor kepada PD. VPD PT Arun membawahi tiga divisi dan tiga non divisi setingkat seksi, yaitu :

  1. Divisi Production
  2. Divisi Plant Support
  3. Divisi Service and Development
  4. Seksi Public Relation
  5. Seksi Finance and Accounting
  6. Seksi General Audit

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s