Welcome to Radiks Chemical Enginnering information

industri kimia

Pabrik Asam Formiat (CH2O2) di Indonesia


Saat ini, PT. Sintas Kurama Perdana merupakan satu-satunya pabrik yang memproduksi asam formiat atau formic acid di Indonesia. Pabrik formic acid yang dimiliki PT. Sintas Kurama Perdana memiliki kapasitas produksi sebesar 11.000 ton per tahun.

Pabrik asam formiat milik PT. Sintas Kurama Perdana yang mulai beroperasi pada bulan Agustus 1988, kini memasarkan produknya untuk memenuhi pasar dalam negeri dan luar negeri, dengan komposisi yang hampir sama.

Produk asam formiat PT. Sintas Kurama Perdana dipasarkan dengan nama dagang Sintas 90 (kosentrasi 90%) dan Sintas 94 (konsentrasi 94%), dan tersedia dalam beberapa ukuran kemasan, antara lain 600 gram, 25 kg dan 1 ton.

Berikut ini adalah data pabrik asam formiat milik PT. Sintas.

PT. Sintas Kurama Perdana
Lokasi: Cikampek, Jawa Barat
Didirikan tanggal: 28 Oktober 1986
Jumlah pabrik: 1
Kapasitas produksi total: 11.000 ton
Website: http://www.sintas90.co.id


Mengenal Pipa Standar di Dunia


Ada banyak jenis material pipa yang biasa digunakan dalam dunia industri kimia. Sebagai contoh adalah carbon steel dan stainless steel. Kedua jenis material pipa ini paling banyak digunakan. Lalu ada berapa pipa steel standar yang ada di pasaran saat ini?

pipa standarNah berikut ini adalah standar pipa jenis steel yang biasa digunakan dalam konstruksi pabrik kimia.

AISI: American Iron and Steel Institute
ANSI: American National Standards Institute
API: American Petroleum Institute
ASME: American Society of Mechanical Engineers
ASTM: American Society for Testing Materials
AWS: American Welding Society
BSI: British Standards Institution
DIN: Deutsches Institute for Normung
ISO: International Organization for Standardization
JIS: Japan Industrial Standards
KS: Korean Industrial Standards
MIL: Military Specifications and Standards
NF: Norm Francaise
SAE: Society of Automotive Engineers
UL: Underwriters Laboratory
UNS: Unified Numbering System


Data Pabrik Semen di Indonesia


Pada saat tulisan ini dibuat, informasi mengenai jumlah pabrik semen yang telah beroperasi secara komersil di Indonesia adalah delapan (8) perusahaan. Dan menurut data di kompas.com (17/2/2010), disebutkan bahwa tidak ada pembangunan pabrik semen baru di Indonesia sejak 10 tahun yang lalu.

Bulan April 2010 ini, diperkirakan pabrik semen baru milik PT. Gunung Pantara Barisan di Sumut akan segera beroperasi. Anda bisa membaca infonya secara lengkap di sini.

Di bawah ini adalah pabrik semen yang telah beroperasi di Indonesia. Informasinya dilengkapi pula dengan tahun pendirian, lokasi pabrik, jumlah unit (pabrik), kapasitas produksi dan alamat situs masing-masing pabrik semen.

PT.Indocement Tunggal Prakarsa (Semen Tigaroda)
Lokasi: Citeureup (Bogor), Palimanan (Cirebon), Tarjun (Kalsel)
Didirikan tanggal: 1985
Jumlah pabrik: 12
Kapasitas produksi total: 17.100.000 ton
Website: http://www.indocement.co.id

PT.Semen Baturaja Persero (Semen Baturaja)
Lokasi: Baturaja, Palembang, Panjang (Sumsel)
Didirikan tanggal: 14 November 1974
Jumlah pabrik: 3
Kapasitas produksi total: 1.250.000 ton
Website: http://www.semenbaturaja.co.id

PT.Semen Padang (Semen Padang)
Lokasi: Indarung (Sumbar)
Didirikan tanggal: 1910
Jumlah pabrik: 4
Kapasitas produksi total: 5.240.000 ton
Website: http://semenpadang.co.id

PT.Semen Gresik (Semen Gresik)
Lokasi: Gresik (Jatim)
Didirikan tanggal: 7 Agustus 1957
Jumlah pabrik:
Kapasitas produksi total: 16.920.000 ton
Website: http://www.semengresik.com

PT.Semen Bosowa (Semen Bosowa)
Lokasi: Maros, Batam
Didirikan tanggal: 1999
Jumlah pabrik: 2
Kapasitas produksi total: 3.000.000 ton
Website: http://www.bosowa.co.id

PT. Semen Andalas (Semen Andalas)
Lokasi: Medan (Sumut)
Didirikan tanggal: n.a
Jumlah pabrik: n.a
Kapasitas produksi total: n.a
Website: n.a

PT.Semen Cibinong (Holchim)
Lokasi: Narogong-Cibinong (Jabar), Cilacap (Jateng)
Didirikan tanggal: 1971
Jumlah pabrik: 6
Kapasitas produksi total: 9.700.000 ton
Website: http://www.semen-cibinong.com

PT. Semen Tonasa
Lokasi: Ds Tonasa, Kab. Pangkep (Sulsel)
Didirikan tanggal: 5 Desember 1960
Jumlah pabrik: 3
Kapasitas produksi total: 2.418.000 ton
Website: http://www.sementonasa.co.id


PT Arun Natural Gas Liquefaction


PT Arun Natural Gas Liquefaction lebih dikenal dengan PT Arun NGL adalah perusahaan penghasil LNG (Liquid Natural Gas) terbesar di Indonesia dan di dunia (tahun 1990). Berlokasi di Lhokseumawe, Aceh Utara, perusahaan ini memiliki 6 process train (1 – 6), namun saat ini hanya 2 process train yang beroperasi dikarenakan menipisnya cadangan gas alam disana. PT Arun NGL merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi kota Lhokseumawe maupun Indonesia.

Arun adalah nama sebuah desa di kecamatan Syamtalira tempat ditemukannya cadangan gas alam pada tahun 1971 oleh Mobil Oil Indonesia Incorporation yang merupakan salah satu sumber gas alam yang terbesar di dunia pada saat itu. Dengan mengabadikan nama desa tersebut maka dibangunlah LNG Arun yang terletak di Blang Lancang Lhokseumawe, Aceh Utara, Nangroe Aceh Darussalam.

Ladang gas Arun terletak pada lapisan batu kapur dengan kedalaman sekitar 3.000 m yang mengandung sekitar 17 trilyun ft gas dengan tekanan 490 kg/cm dan temperatur sekitar 170 0 C. Ladang gas Arun memiliki panjang 18,5 km, lebar 5 km serta tebal 3000 m. Jumlah tersebut diperkirakan akan dapat mensuplai enam (6) unit dapur pengolahan (train) dengan kapasitas masing masing 300 juta SCFD (Standard Cubic Feet Day) untuk jangka waktu 20 tahun. Ladang gas tersebut terdiri dari empat (4) buah cluster gas dan condensate, kemudian gas dan kondensat di kirim ke unit pengumpulan yaitu point “A” yang selanjutnya di kirim ke kilang LNG Arun dengan memakai pipa:

  • Gas menggunakan pipa berdiameter 42 inch.
  • Kondensat menggunakan pipa berdiameter 16 inch.
  • LPG propan menggunakan pipa berdiameter 20 inch.

Kilang LNG Arun di Blang Lancang meliputi daerah seluas 271 ha dengan panjang 1,7 km dan lebar 1,5 km serta dilangkapi dengan pelabuhan khusus pengangkut produksinya. PT Arun merupakan suatu perusahaan yang berbentuk persero dengan pembagian saham sebagai berikut :

  • Pertamina————————————–: 55%.
  • Exxon Mobil ———————————–: 30%.
  • Japan Indonesia LNG Company —————–: 15%.

Pembangunan 6 train pencairan gas alam di kilang LNG Arun melalui beberapa tahapan : Train 1,2 dan 3 (Arun Project 1) di bangun pada awal tahun 1974 dan selesai pada akhir tahun 1978 oleh BECHTEL Inc. Train 4 dan 5 (Arun Project II) dibangun februari 1982 dan selesai pada akhir tahun 1983 yang di kerjakan oleh CHIYODA. Train 6 (Arun Project III) dibangun pada bulan November 1984 dan selesai pada September 1986 yang di kerjakan oleh Japan Gas Corporation (J G C) Pada Februari 1987 kilang LPG di bangun yang di namakan Arun LPG project dikerjakan oleh Japan Gas Corporation (J G C) selesai pada tahun 1989.

Kilang LNG Arun dilengkapi dengan 2 buah pelabuhan LNG untuk pengiriman produksinya ke negara pembeli, sedangkan untuk pengiriman kondensat di lengkapi dengan 2 buah sarana pemuat yaitu : •Single Point Mooring (S P M) •Multy Bouy Mooring (M B M)
Pada tahun 1972 ditemukan sumber gas alam lepas pantai di ladang North sumatra offshore (NSO), yang terletak diselat malaka pada jarak sekitar 107,6 Km dari kilang PT Arun di Blang Lancang. Selanjutnya pada tahun 1998 dilakukan pembangunan proyek NSO “A” yang di liputi unit pengolahan gas untuk fasilitas lepas pantai (offshore) dan di PT Arun. Fasilitas ini di bangun untuk mengolah 450 MMSCFD gas alam dari plant from offshore sebagai tambahan bahan baku gas alam dari ladang arun dilhoksukon yang semakin berkurang.

Gas alam diladang NSO memiliki kandungan H2S dan CO2 yang tinggi sehingga di perlukan proses pemisahan terlebih dahulu sebelum masuk ke train LNG.Upaya ini dilakukan untuk menurunkan kadar H2S dari 1,59% menjadi 80 ppm dan CO2 dari 33.21% menjadi 25,54% mol,sehingga sesuai dengan spesifikasi rancangan train LNG.

Struktur Organisasi PT Arun NGL, Pimpinan tertinggi organisasi PT Arun adalah President Director (PD) yang berkantor di Jakarta. Sedangkan PT Arun plant site dipimpin oleh seorang Vice President Director (VPD). VPD PT Arun melapor kepada PD. VPD PT Arun membawahi tiga divisi dan tiga non divisi setingkat seksi, yaitu :

  1. Divisi Production
  2. Divisi Plant Support
  3. Divisi Service and Development
  4. Seksi Public Relation
  5. Seksi Finance and Accounting
  6. Seksi General Audit

Pabrik Pupuk Urea di Indonesia


Saat ini di Indonesia terdapat 5 pabrik pupuk urea, semuanya berstatus BUMN. Berikut ini adalah data setiap pabrik pupuk urea tersebut, tentu beserta data kapasitas produksinya masing-masing.

PT. Pupuk Sriwijaya

Lokasi: Palembang, Sumatera Selatan
Didirikan tanggal: 24 Desember 1959
Jumlah pabrik: 4
Kapasitas produksi total: 2.262.000 ton
Website: http://www.pusri.co.id

PT. Pupuk Iskandar Muda
Lokasi: Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam
Didirikan tanggal: 24 Pebruari 1982
Jumlah pabrik: 2
Kapasitas produksi total: 1.140.000 ton
Website: http://www.pim.co.id

PT. Petrokimia Gresik
Lokasi: Gresik, Jawa Timur
Didirikan tanggal: 10 Juli 1972
Jumlah pabrik: 1
Kapasitas produksi total: 460.000 ton
Website: http://www.petrokimia-gresik.com

PT. Pupuk Kujang
Lokasi: Cikampek, Jawa Barat
Didirikan tanggal: 9 Juni 1975
Jumlah pabrik: 2
Kapasitas produksi total: 1.140.000 ton
Website: http://www.pupuk-kujang.co.id

PT. Pupuk Kaltim
Lokasi: Bontang, Kalimantan Timur
Didirikan tanggal: 7 Desember 1977
Jumlah pabrik: 5
Kapasitas produksi total: 2.980.000 ton
Website: http://www.pupukkaltim.com


PT. Pupuk Kaltim dan PTPN Akan Membangun Pabrik Pupuk NPK


PT. Pupuk Kalimantan Timur (PT. PKT) dan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) IV dan V akan membangun pabrik pupuk NPK di Medan, dengan kapasitas produksi antara 100.000 ~ 200.000 ton per tahun.

Pabrik pupuk NPK tersebut rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2011 mendatang. Kini, perusahaan patungan yang akan diberi nama Pupuk Agro Nusantara itu masih dalam tahap pengurusan aspek legalnya.

Komposisi saham pabrik NPK baru tersebut adalah PT. PKT 51%, PTPN IV 35% dan PTPN V 14%. Pabrik tersebut dibangun dengan perkiraan biaya mencapai Rp.500 miliar ~Rp.600 miliar. (kontan.co.id)


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 139 pengikut lainnya.